Rabu, 30 Juli 2008

Puisi-puisi Ani Rosita*

Keresahan Jiwa

Sosokmu sangat kunantikan
Ku berlari mengejar bayangmu
Ku bersabar menanti kehadiranmu
Ku pasrah saat kau menghilang dari diriku

Semerbak angin menghiasi qalbu
Dekapan halus lembut kasih sayangmu
Butiran-butiran air mata jadi saksi
Kemesraan cinta kita

Ku berlari…sekuat tenaga untuk melangkah
Mencari sosokmu yang sesungguhnya

Ah…ini keresahan jiwa yang tiada tara
Penantian berujung kepupusan cinta
Kini cintaku telah pupus
Dimakan oleh sang waktu yang menggila


Sang Bunda


Sosokmu sangat kurindukan
Belaian lembut kasihmu kunantikan
Dekapan rasa simfonimu merasuk dalam qalbu
Getaran hangat pelukanmu kuimpikan

Bunda…
Jeritan hati berkata
Tatkala kau jauh dari pandangan
Desiran pasir senja menghiasi langkahku
Andai sosokmu dapat digantikan

Bunda…
Sang waktu berkata lain
Kicauan burung indah riang saat kau ikhlas

Bunda…
Andai sang bulan bisa bersama menemani dalam kesepian malam
Kini lamunanku tinggal kenangan

ANI ROSITA, Pegiat Smart Institute dan Pembina Jurnalistik Madrasah Tsanawiyah (MTs) Darul Ulum Purwogondo

0 komentar: